Sehari Dilantik, Helmi Hasan Dapat ‘Kartu Kuning’

0
32

BengkuluKito.Com, – Usai kemarin dilantik sebagai Walikota Bengkulu terpilih oleh Plt Gubernur, Selasa (25/92018) pagi Helmi Hasan mendapat kartu kuning oleh mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakkan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bengkulu.

“Kita pada hari ini menyampaikan kepada Helmi Hasan bahwa ada mahasiswa yang siap untuk membongkar semua dosanya lima tahun yang lalu dan siap mengoreksi lima tahun kedepan ini bagaimana jalannya pemerintahan di Kota Bengkulu,” ujar Koordinator lapangan (Korlap), Angga Ferdian Putra

Kartu kuning ini simbol , sambung Angga, lantaran diketahui program-progam lima tahun kebelakang Helmi Hasan sesuai dengan janji kampanye nya itu tidak ada yang terwujud.

“Jadi kita kasih peringatan, coba laksanakan pemerintahan lima tahun kedepan ini sesuai dengan apa yang ia rencanakan dalam Pemilu 2018,” tegasnya.

Menurut Angga, mayoritas pemenang Pemilu kemarin itu adalah Golput. Sebab, dari sekitar 230 ribu suara pilih yang ada di Kota Bengkulu, Helmi Hasan ini cuma dapat sekitar 44 ribu lebih atau hanya sekitar 25 persen saja.

“Berarti ada 3 diantara 4 orang yang punya hak suara di Kota Bengkulu ini tidak menginginkan Helmi Hasan,” ucapnya.

Maka dari itu, lanjut Angga, pihaknya dari PMII menghargai proses demokrasi yang ada di Indonesia ini.

“Kontestan politiknya saja bisa menerima, kenapa kita tidak. Yang kami lakukan adalah mengedukasi serta memberitahu masyarakat Bengkulu bahwa selama lima tahun kebelakang ini apa kerjanya Helmi Hasan? itu tidak ada,” ungkapnya.

Angga mengingatkan, lima tahun kedepan ini ia (Helmi) dituntut harus bekerja. Jangan lagi meninggalkan Kota Bengkulu ke luar negeri seperti sebelumnya. Nanti terbengkalai lagi, tiga bulan lagi meninggalkan Kota Bengkulu.

“Religius ya religius, tapi bersihkan dulu lingkungan sekitarnya . Setidak-tidaknya Kantor Walikota itu, sekda maupun pejabatnya yang masuk pusaran kasus hukum harus dibersihkan terlebih dahulu,” pungkasnya. (CW2)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here