Helmi Hasan Berencana Buat Pasar Inpres

0
44

BengkuluKito.Com, – Usai menggelar Serah terima jabatan (Sertijab) di Gedung DPRD Kota Bengkulu, Selasa (25/2018) Walikota Bengkulu Helmi Hasan menyebutkan dirinya berencana untuk membangun Pasar Inpres seperti jaman Soeharto di tiap kecamatan.

Kata Helmi, dirinya mengucapkan terimakasih kepada Pak Budi yang sudah mendedikasikan waktu, tenaga, dan fikirannya untuk Kota Bengkulu selama ini. Dalam paripurna ini dirinya juga diminta untuk menyampaikan visi dan misi apa yang dilakukan Walikota dan Wakil walikota kedepan.

“Saya katakan tidak juga berbeda dari lima tahun sebelumnya bersama ibu Patriana Sosia Linda soal infrastruktur jalan, air bersih, listrik untuk semua, pendidikan dan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas. Bantuan modal satu miliar satu kelurahan ini menjadi pekerjaan lima tahun yang lalu,” ucapnya.

Hal itu sudah dilakukan, tapi belum sempurna. Misalnya, lanjut Helmi, rumah sakit itu sudah melayani tapi belum sempurna. Soal kesehatan, tidak cukup hanya berkutat pada rumah sakit kota, karena itu dirinya juga akan fokus pada Puskesmas-puskesmas dan laboratorium Kota Bengkulu yang selama lima tahun kemarin memang kurang mendapatkan perhatian.

“Fokus kita tahun depan itu, karena hal tersebut yang paling dekat dengan tingkat RT dan kelurahan kita. Kedua, fenomena persoalan anak-anak muda yang tidak mendapat wadah untuk mereka berkreatifitas dan beraktifitas positif sehingga banyak sekali kita saksikan anak muda yang terjebak dalam suasana-suasana yang tidak positif,” ujarnya.

Maka, sambung Helmi, Pemerintah Kota Bengkulu kedepannya akan membangun stadion mini ditingkat kelurahan dan kecamatan sesuai ketersediaan lahan yang ada.

Apa stadion mini itu? Berbagai macam tempat olahraga baik itu lapangan basket, kolam renang dan lapangan bola sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah sehingga nanti Kota Bengkulu ini ketika anak mudanya mengasah kemampuan dibidang olahraga itu sudah ada.

“Tidak ada alasan lagi mereka untuk tidak bisa kompetitif dengan anak muda provinsi lain,” imbuhnya.

Ketiga, persoalan pasar. Pasar yang ada tetap akan ditata bagaimana pasar seharusnya. Jalan memang tetap untuk roda dua dan roda empat.

“Tidak cukup hanya itu, kita juga harus progres maju kedepan bagaimana setiap kecamatan itu ada pasar-pasar seperti Pasar Inpres jaman Soeharto dulu. Pasar representatif, yang masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke Panorama maupun Pasar Minggu karena didaerahnya mereka sudah ada pasar. Minimal dipasar itu kebutuhan sehari-hari rumah tangga mereka ada,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga akan bekerja sama dengan TNI dan kampus atau mahasiswa, dan sebagainya untuk melahirkan usaha-usaha produktif ditingkat RT dan kelurahan.

Misalnya, sekarang itu kita ada persoalan impor garam. Kita tidak perlu menyalahkan siapa-siapa, cukup sudah salah-menyalahkan. Sekarang ini apa solusinya? Harusnya Kota Bengkulu ini yang dikelilingi lautan, kenapa kita tidak memproduksi garam,” pungkasnya. (CW2)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here