Massa Bakar Replika Pocong di Depan Kantor Gubernur Bengkulu

0
65

BengkuluKito.Com, – Desak bertemu Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, gabungan massa aksi Garda Muda Raflesia Universitas Bengkulu dan Forum Petani Bersatu (FPB), Senin (24/9/2018) siang membakar replika pocong di depan gerbang Kantor Gubernur Bengkulu.

Hal ini dilakukan oleh massa aksi karena hingga hampir dua jam menunggu belum ada kejelasan mengenai kesedian Rohidin Mersyah untuk menemui mereka.

“Inikah cara perwakilan yang ada di gedung sana (Kantor Gubernur Bengkulu) dengan menjemur rakyatnya yang ingin menyampaikan aspirasi. Kami bukan hanya mahasiswa, disini juga ada ibu-ibu petani yang sudah tua,” ujar Korlap, Hadi Pratama, Saat menyampaikan kekecewaan lantaran tidak bertemu Plt Gubernur.

Pantauan BengkuluKito.Com, sejak tiba, massa aksi tertahan di depan gerbang Kantor Gubernur Bengkulu. Mereka sepakat harus bertemu Rohidin untuk menyampaikan aspirasinya.

Sementara itu, Sekda Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti, sempat menemui massa aksi. Dirinya mengatakan bahwa Plt Gubernur sedang ada acara telekonfrens di Polda Bengkulu.

Namun, Korlap aksi tidak mempercayai pernyataan Sekdaprov tersebut dan mendesak untuk memeriksa apakah benar Rohidin tidak ada di ruang kerjanya. Hingga akhirnya satu orang perwakilan dari mahasiswa dan dua orang dari perwakilan Forum Petani Bersatu diberikan izin untuk memeriksa keberadaan Plt Gubernur di ruang kerjanya.

Hasilnya, Rohidin memang sedang tidak berada di ruang kerjanya. Massa aksi kecewa, karena dari informasi yang mereka dapat bahwa Rohidin hari ini tidak ada agenda telekonfrens di Polda. Kemudian, kekecewaan mereka itu diungkapkan dengan membakar replika pocong.

“Rohidin tidak menunjukkan sikap pemimpin. Pocong ini simbol pemimpin yang tidak bernyawa dan tidak berhati nurani seperti bangkai. Maka pemimpin seperti ini harus dimusnahkan,” ucap Korlap. (CW1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here