Ketum PB PMII Ikut Prihatin Insiden Bentrok HMI Bengkulu

0
93

BengkuluKito.Com, – Ketua umum (Ketum) Pengurus Besar (PB) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Agus Herlambang menyebutkan pihaknya ikut prihatin terhadap insiden bentrokan yang terjadi saat aksi HMI Cabang Bengkulu di depan Gedung DPRD Provinsi Bengkulu beberapa waktu lalu, dengan pihak kepolisian.

Dalam aksi tersebut, diketahui puluhan kader HMI sempat ditahan dan puluhan lainnya cidera, termasuk pihak kepolisian.

Kata Agus, kelompok Cipayung di tingkat nasional masih intens berkomunikasi dan mendiskusikan tentang isu-isu kebangsaan, situasi terkini, dan soal politik yang semakin menghangat. Ia berharap hal itu terjadi di setiap daerah.

Ia juga menyebutkan, kelompok Cipayung sedang mencari formula agar pergerakan kemahasiswaan jangan sampai ditunggangi oleh pihak-pihak tertentu.

“Sebagai bagian dari Kelompok Cipayung, mengenai aksi massa HMI Bengkulu yang berakhir bentrok dengan aparat kepolisian pada 18 September yang lalu, kita ikut prihatin,” ungkapnya usai melantik Pengurus Koordinator Cabang PMII Provinsi Bengkulu dan Pengurus Cabang PMII se-provinsi Bengkulu, di Gedung Serbaguna Pemprov Bengkulu, Sabtu (22/9/2018).

Ditambahkan Agus, sebenarnya aparat tidak perlu terlalu represif dan tidak perlu menggunakan cara-cara kekerasan untuk membubarkan aksi mahasiswa.

“Kita kemarin juga intens ikut ngumpul bersama kawan-kawan HMI. Pada prinsipnya, kita jaga situasi dan stabilitas. Namanya juga Cipayung ‘kan harus meneduhkan, bukan memperpanas,” imbuhnya.

Diketahui, organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam Kelompok Cipayung yaitu, HMI, GMNI, GMKI, PMKRI, dan PMII. (CW1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here