Walhi Bengkulu dan Tergugat Sepakat Tinjau Lokasi Kerusakan Lingkungan

0
23

BengkuluKito.Com, – Setelah menjalani sidang ketiga mediasi Walhi Bengkulu terhadap pihak tergugat dan turut tergugat di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu, akhirnya semua pihak sepakat untuk meninjau langsung lokasi kerusakan lingkungan yang dimaksud, Kamis (20/9/2018).

“Para pihak menyetujui untuk langsung meninjau Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP), lokasi Penunjang sarana dan prasaran PT Kusuma Raya Utama (KRU) serta kawasan terdampak yang dilakukan oleh PT KRU,” tulis Manager Kampanye Industri Ekstraktif Walhi Bengkulu, Dede Frastien, melalui pesan WhatsApp.

Ditambahkannya, peninjauan langsung ke lokasi kawasan terdampak rencananya akan dilakukan, Kamis (27/9/2018) minggu depan.

“Ini adalah kesempatan bagus untuk memperlihatkan ke masyarakat Bengkulu bahwa tingkat kerusakan kawasan hutan dan pencemaran sungai di Bengkulu sudah sangat parah akibat pertambangan batu bara,” paparnya.

Menurut Dede, sering kali pihak investor dan pemerintah Provinsi Bengkulu mengenyampingkan etika perlindungan lingkungan dalam melaksanakan pembangunan.

Sehingga, peninjuan lapangan yang disepakati ini menjadi kesempatan baik untuk membuktikan kepada masyarakat dan pengadilan terhadap tingkat kerusakan kawasan hutan dan pencemaran sungai akibat kurangnya pengendalian dan pengawasan dari pemerintah Provinsi Bengkulu. (MY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here