“Perkara Ketua DPRD Seluma Sangat Dipaksakan”

0
38

BengkuluKito.Com, – Berdasarkan saksi-saksi yang diajukan dan diperiksa oleh penyidik Polda Bengkulu, pengacara tersangka Ketua DPRD Seluma, Husni Tamrin, menilai perkara ini sangat dipaksakan. Selasa (18/9/2018).

“Jadi menurut kita perkara ini dipaksakan bagaimana caranya klien kita ini masuk penjara dengan dasar-dasar dan keterangan saksi yang dirangkai seakan-akan klien kami itu adalah pelaku tindak pidana korupsi, dirangkai-rangkaikan,” ungkap Husni Tamrin selaku pengacara yang memiliki nama yang sama dengan tersangka.

Menurut Husni, jadi seluruh saksi-saksi yang diperiksa itu tidak ada bukti yang konkrit dan secara formil juga tidak bisa dibuktikan.

“Tapi seakan -akan keterangan mereka itu adalah keterangan yang sah untuk menjerat klien kami. Jadi jelas intinya perkara ini sangat dipaksakan,” pungkasnya.

Diketahui, hari ini sidang kedua praperadilan tersangka di Pengadilan Negeri (PN) Seluma kembali digelar.

Adapun beberapa poin penting alasan praperadilan tersangka yakni, pemohon tidak pernah diperiksa sebagai calon tersangka, tidak pernah ada penyelidikan atas diri pemohon, termohon tidak cukup bukti dalam menetapkan pemohon sebagai tersangka.

Kemudian, penetapan pemohon sebagai tersangka merupakan tindakan kesewenang-wenangan dan bertentangan dengan asas kepastian hukum. Tidak sahnya penetapan tersangka oleh termohon dan terakhir pemohon pada saat itu bukan penyelenggara negara. (MY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here