Datangi Massa, Dua Anggota DPRD Provinsi Tidak Direspon

0
46

BengkuluKito.Com, – Dua anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Suharto dan Sujono tidak direspon oleh massa HMI Bengkulu saat keduanya mencoba menemui peserta aksi yang sedang menggelar demonstrasi. Selasa (18/9/2018).

Kejadian ini bermula, ketika dua anggota dewan dari Partai Gerindra dan PKS ini keluar dari Gedung DPRD Provinsi menuju gerbang kantor untuk berkomunikasi dengan massa.

Namun, saat keduanya telah berada di depan massa yang terhalang pagar gedung, keduanya tidak diberi kesempatan untuk berbicara walaupun sudah diberikan toa.

Pantauan BengkuluKito.Com, awalnya massa meminta ada perwakilan dewan untuk menemui dan menampung aspirasi yang mereka bawa.

“Kami meminta anggota dewan untuk mendengarkan dan menyampaikan aspirasi kami ke pusat bahwa masyarakat sekarang hidupnya susah,” teriak salah satu orator melalui toa.

Namun, saat keduanya sudah tiba dari dalam gedung, massa aksi bukannya langsung menyampaikan aspirasinya kepada kedua anggota dewan tersebut melainkan terus saja berteriak dengan menggunakan toa.

Suharto sempat diberi satu toa untuk berbicara, namun tidak juga didengarkan lantaran satu toa lagi dipegang oleh perangkat aksi massa HMI lainnya dan tetap berteriak menyampaikan tuntutan.

“Tidak bisa masuk. Sekarang sedang sidang paripurna,” ucap Suharto di sela-sela teriakkan massa.

Karena tidak ada tanggapan dari massa aksi, akhirnya Suharto dan Sujono masuk ke dalam gedung dewan dengan pengaman personil kepolisian.

Diduga, tidak meresponnya massa untuk berkomunikasi dengan kedua anggota dewan tersebut karena perwakilan massa tidak diperkenankan masuk ke dalam gedung DPRD Provinsi untuk menyampaikan aspirasinya. (CW1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here