Pengamat: Presiden Tidak Melanggar Konstitusi

0
35

BengkuluKito.Com, – Pengamat Ilmu Sosial Politik dan Komunikasi Universitas Bengkulu (Unib), Hery Supriyanto, menegaskan bahwa salah satu tuntutan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang meminta dan mendesak agar TNI mengambil alih negara itu tidak mungkin.

“Tidak mungkin itu karena presiden tidak melakukan pelanggaran konstitusi sampai saat ini,” tulisnya saat dihubungi melalui WhatsApp, terkait tuntutan aksi mahasiswa IMM di Kantor DPRD Provinsi Bengkulu, Senin (17/9/2018).

Kecuali, kata Heri, yang dilakukan itu adalah kudeta.

“Kalau itu yang terjadi maka akan ada perang saudara dan yang menjadi korban adalah rakyat kecil,” imbuhnya.

Diketahui, delapan tuntutan massa IMM yakni,

1. Save rupiah dan secepatnya stabilkan perekonomian bangsa.

2. Tolak impor sebagai alternatif solusi dari pemerintahan dan mengutamakan produk lokal

3. Tegakkan supremasi hukum seadil-adilnya
4. Tolak tenaga kerja asing di Indonesia dengan menghapus Perpres Nomor 20 Tahun 2018

5. Turunkan harga BBM

6. Meminta dan menegaskan pihak TNI dan Polri untuk menetralisir dalam menyikapi politik

7. Meminta dan mendesak MPR RI/DPR RI untuk melakukan sidang istimewa mencabut mandat Joko Widodo dari presiden

8. Meminta dan mendesak TNI untuk segera mengambil alih negara. (CW2)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here