Pengacara Ketua DPRD Seluma Sebut Penetapan Tsk Tidak Sah dan Kurang Bukti

0
40

BengkuluKito.Com, – Pengacara terdakwa Ketua DPRD Seluma, Husni Tamrin menyebut jika penetapan tersangka terhadap kliennya oleh penyidik Polda Bengkulu tidak sah dan tidak cukup bukti. Senin (17/9/2018).

Kata Husni, ada beberapa point besar alasan pihaknya kenapa penetapan tersangka Ketua DPRD Seluma itu tidak sah. Diantaranya, pemohon tidak pernah diperiksa sebagai calon tersangka, tidak pernah ada penyelidikan atas diri pemohon, termohon tidak cukup bukti dalam menetapkan pemohon sebagai tersangka.

Kemudian, penetapan pemohon sebagai tersangka merupakan tindakan kesewenang-wenangan dan bertentangan dengan asas kepastian hukum. Tidak sahnya penetapan tersangka oleh termohon dan terakhir pemohon pada saat itu bukan penyelenggara negara.

“Mengenai tidak cukup bukti tadi, lantaran saksi-saksi yang diajukan untuk tersangka hanya bercerita dan tidak dapat membuktikan secara formil keterlibatan Ketua DPRD sebagai pelaku dalam kasus tindak pidana korupsi ini,” ungkap Husni usai sidang perdana praperadilan terhadap penyidik Polda Bengkulu di Pengadilan Negeri Tais.

Ditambahkannya, dalam putusan terdakwa terdahulu Sinandar Nata Kusuma selaku kontraktor dalam proyek tersebut, disebutkan bahwa majelis hakim menimbang dan memperhatikan semua uang ditransferkan ke rekening Bank Bengkulu Cabang Tais atas nama CV EB Group atau saudara Sunandar Nata Kusuma, dilakukan oleh terdakwa.

Sedangkan, sambung Husni, keterangan terdakwa yang menyatakan bahwa semua uang yang telah dicairkan tersebut telah diterima dan diserahkan kepada Husni Tamrin dan terdakwa hanya menerima Rp. 10 juta sebagai upah selama dua bulan yang ditugasi menjalankan proyek jalan yang dijanjikan oleh Husni Tamrin, ternyata tidak didukung oleh bukti-bukti.

“Putusan itu menyatakan bahwa Husni Tamrin tidak terbukti menerima uang. Karena hal ini tidak terbukti, berarti proyek itu tanggung jawab kontraktor itu sendiri,” ujarnya. (MY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here