Walhi Bengkulu: Perpanjangan Izin PT KRU Cacat Hukum

0
0

BengkuluKito.Com, – Wahana lingkungan hidup (Walhi) Bengkulu, melalui Koordinator tim kuasa hukum, Sugiarto, menilai bahwa perpanjangan izin PT Kusuma Raya Utama (KRU) Tahun 2017 cacat hukum lantaran tidak sesuai dengan ketentuan undang-undang.

Kata Sigit, pihaknya akan mengikuti proses hukum yang ada, termasuk dalam mediasi dan berharap pihak tergugat bisa menyepakati sembilan poin gugatan tersebut.

“Kita melakukan mediasi karena mediasi itu bagian dari proses hukum acara. Kalaupun mau bersepakat dalam mediasi tersebut, tentunya Walhi tetap akan konsisten pada sembilan tuntutan yang ada dalam gugatan, namun apabila sembilan tuntutan tidak dipenuhi maka pihaknya akan tetap lanjut sidang,” jelasnya, Kamis (13/9/2018) di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu.

Disamping itu, sambung Sigit, dalam perpanjangan izin yang dilakukan, dirinya menilai pemerintah harus melihat peraturan kembali karena secara aturan hukum perpanjangan dapat dilakukan sekurang-kurangnya dua tahun sebelum kontrak itu habis.

“Tapi kenyataannya baru pada tahun 2017 perpanjangan izin tersebut sudah dikeluarkan. Seharusnya tahun 2016 perpanjangan itu dikeluarkan karena izinnya habis pada tahun 2018, dan menurut pandangan kami itu cacat hukum karena tidak sesuai dengan ketentuan undang-undang,” pungkasnya. (MY)

Leave a Reply