Halid Saifullah: Keputusan KPU Terhadap Firdaus Sudah Tepat

0
57

BengkuluKito.Com, – Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Provinsi Bengkulu melalui Divisi Penindakan Pelanggaran, Halid Syaifullah, menegaskan apa yang sudah dilakukan KPU Provinsi perihal men-TMS- kan Firdaus Djailani Bakal calon legislatif (Bacaleg) Provinsi Dapil Kepahiang sudah tepat.

Kata Halid, putusan tersebut diambil berdasarkan bukti tertulis dan keterangan saksi masing-masing pihak pelapor dan terlapor yang terungkap di persidangan.

“Dari sidang-sidang yang sudah kita jalani terbukti bahwa si pelapor (Firdaus Djailani) tidak pernah mengumumkan ke publik bahwa dirinya pernah dipidana dalam kasus korupsi dengan ancaman pidana di atas lima tahun,” ungkapnya seusai sidang, yang juga bertindak sebagai majelis sidang, Rabu (12/9/2018) di Kantor Bawaslu Provinsi Bengkulu.

Halid menjelaskan, baik Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu maupun PKPU Nomor 20 Tahun 2018 Tentang Pencalonan Anggota Legislatif, menyebutkan bahwa mantan terpidana karena telah melakukan tindak pidana dengan ancaman di atas lima tahun dapat mencalonkan diri dalam Pemilu legislatif jika yang bersangkutan secara terbuka mengumumkan bahwa dia mantan terpidana kasus korupsi.

“Maka, keputusan KPU Provinsi Bengkulu men-TMS-kan Firdaus Djailani saat pemberkasan Bacaleg itu sudah tepat. Tidak ada pelanggaran administrasi yang dilakukan oleh KPU,” ucapnya.

Diketahui, Bawaslu Provinsi Bengkulu sudah memutuskan dalam sidang pelanggaran administrasi yang beragendakan pembacaan putusan, bahwa tidak ada pelanggaran prosedur administratif yang dilakukan oleh KPU Provinsi Bengkulu perihal men-TMS-kan Firdaus Djailani.

Sidang tersebut dipimpin oleh majelis yang terdiri dari, Ediansyah sebagai majelis I, didampingi Halid Saifullah sebagai majelis II, serta Dodi Herwansyah sebagai majelis III.

Putusan dibacakan dihadapan para pihak. Dari pihak pelapor dihadiri oleh Firdaus Djailani didampingi oleh Sekretaris DPD Partai Demokrat Bengkulu, Chairil Guswendy. Sementara dari pihak terlapor, dalam hal ini KPU Provinsi Bengkulu, dihadiri oleh Darlinsyah, Emex Verzoni, dan Siti Baroroh. (CW1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here