KPU Kota: Tidak Lapor Dana Kampanye Kena Sanksi

0
24

BengkuluKito.Com, – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bengkulu, Senin (10/9/2018) menggelar Bimbingan tekhnis (Bimtek) “Pelaporan Dana Kampanye Pemilihan Umum Tahun 2019 Dengan Partai Politik Tingkat Kota Bengkulu”.

Bimtek yang digelar di salah satu hotel di Bengkulu ini diikuti oleh operator Sistem Aplikasi Dana Kampanye (SIDAKAM) beserta ketua partai politik masing-masing peserta Pemilu 2019 tingkat Kota Bengkulu.

Selain diberikan penjelasan materi tentang pelaporan dana kampanye sebagaimana diatur dalam PKPU Nomor 24 Tahun 2018, para operator juga diwajibkan mengikuti simulasi pengisian aplikasi SIDAKAM.

Ketua KPU Kota Bengkulu, Zaini, menekankan bahwa para operator harus memahami SIDAKAM.

“Kita pastikan hari ini supaya masing-masing operator partai politik itu paham dengan SIDAKAM,” ucapnya.

Hal ini diharuskan karena dana kampanye yang dihimpun oleh masing-masing partai politik harus dimasukkan ke dalam SIDAKAM.

“KPU tidak mengatur dana pribadi Caleg. Akan tetapi seluruh dana kampanye, baik kampanye perorangan maupun kampanye bersama antar Caleg dalam partai terhimpun dalam satu laporan. Jadi semuanya terkoordinir,” jelas Zaini.

Diterangkannya, partai politik peserta Pemilu dapat dikenai sanksi jika tidak mengikuti aturan pelaporan dana kampanye.

“Partai politik, jika terlambat atau tidak menyerahkan laporan awal dana kampanye sampai satu hari sebelum masa kampanye akan diberikan sanksi berupa pembatalan sebagai peserta pemilu pada wilayah pemilihan yang bersangkutan,” tegasnya.

Begitu juga jika nanti terlambat atau tidak menyerahkan laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye, kata Zaini, akan diberikan sanksi pembatalan sebagai calon terpilih.

“Peserta pemilu juga akan dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku jika menerima dan menggunakan sumbangan dari sumber yang dilarang,” pungkasnya. (CW1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here