Formasi CPNS Jurusan Hukum dan Ekonomi Kosong, Berikut Rinciannya

0
140

BengkuluKito.Com, – Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bengkulu, Bujang HR, menerangkan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018 di Kota Bengkulu, untuk jurusan hukum dan ekonomi kosong. Sedangkan yang jadi prioritas adalah pendidikan dan kesehatan.

“Formasinya itu 114 tenaga pendidikan, 89 tenaga kesehatan, dan 42 tenaga tekhnis. Tekhnis itu seperti perumahan dan PU. Untuk Sarjana Hukum (SH) dan Sarjana Ekonomi (SE) di provinsi tahun ini tidak ada, nggak tahu kalau provinsi lain. Seperti yang saya katakan tadi yang ada itu tenaga tekhnis seperti ke-PU-an, pengairan, dan tenaga dokter hewan,” terangnya, Senin (10/9/2018).

Kalau untuk formasi guru, sambung Bujang, yang paling banyak itu Guru SD yakni sebanyak 56 dan sisanya guru SMP.

“Saya belum cek betul berapa kuota sesuai bidang/jurusannya masing-masing karena belum bisa kita ekspos menunggu koordinasi dari provinsi. Alasannya karena kuota di seluruh daerah itu ada yang salah seperti di Bengkulu Selatan dan Mukomuko. Makanya kita kembalikan ke pusat dulu, setelah itu, Rabu ini mereka akan rapat,” jelasnya.

Untuk formasi Cum Laude, lanjut Bujang, hal itu tetap akan diakomodir dan di test terlebih dahulu, nanti baru dilihat hasilnya.

“Untuk pengumuman resmi seluruh formasi di Kota Bengkulu ini kita masih menunggu instruksi dari provinsi, tapi perkiraan kita hari Rabu paling lambat sudah keluar formasi resminya. Tapi itu kemungkinan besar ya, menunggu mereka pulang dari Jakarta. Perkiraan saya hari Kamis serentak seluruh provinsi,” paparnya.

Terkait mekanisme pendaftaran? Bujang menjawab, pihaknya masih menunggu petunjuk tekhnis dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) terlebih dahulu, artinya setelah ada koordinasi dengan BKN dan ada petunjuk tekhnisnya baru akan diumumkan kapan dibuka pendaftaran, berapa nilai IPK, dari jurusan apa saja, dan lainnya.

Ditambahkan Bujang, untuk pembukaan pendaftaran formasinya itu tetap tanggal 19 September karena sesuai dengan ketentuan dari pusat. Untuk testnya nanti menggunakan UPTD BKN yang ada di Bentiring,

“Jadi semuanya nanti harus bisa kesana. Kalau itu tidak memungkinkan, akan ada kerjasama dengan pihak yang sudah pernah melaksanakan UMDK, seperti di UNIB dan Gedung S1 kesehatan di Padang Harapan. Sistem ujiannya masih tetap menggunakan CAT. Sesuai arahan pusat kepada kita tahun ini prioritas formasi CPNS itu jurusan kesehatan dan guru,” tutupnya. (CW2)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here