Walhi Bengkulu: Kerusakan Hutan dan Pencemaran DAS Air Bengkulu Sudah di Level Tidak Wajar

0
50

BengkuluKito.Com, – Wahana lingkungan hidup (Walhi) Bengkulu melalui Manager Kampanye Industri Ekstraktif Walhi Bengkulu, Dede Frastien, menegaskan seharusnya Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, sadar tingkat kerusakan kawasan hutan dan pencemaran Daerah Aliran Sungai (DAS) sudah di level yang tidak wajar lagi.

“Plt Gubernur Provinsi Bengkulu seharusnya sadar dan melihat bahwa tingkat kerusakan kawasan hutan dan sidementasi serta pencemaran DAS Air Bengkulu sudah di level yang tidak wajar lagi,” ujarnya, menanggapi statement Plt Gubernur atas gugatan Walhi, Via WhatsApp, Sabtu (8/9/2018).

Dalam hal ini Gubernur Provinsi Bengkulu berdasarkan amanat UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, kata Dede, harus mengeluarkan kebijakan yang strategis untuk menjawab semua permasalahan perusakan dan pencemaran lingkungan di Provinsi Bengkulu akibat Operasi Produksi Pertambangan Batu bara.

“Kerusakan kawasan hutan di hulu tepatnya di kawasan konservasi Taman Buru Semidang Bukit Kabu, Hutan Produksi Semidang Bukit Kabu dan Hutan Lindung Bukit Daun sangat berdampak terhadap masyarakat sekitar dan kawasan hilir yaitu kota Bengkulu,” jelasnya.

Dede menyatakan, secara tegas Walhi menyampaikan Plt Gub Bengkulu yang memiliki latar belakang Doktor di bidang SDA seharusnya mampu menyikapi hal tersebut agar kejadian ini tidak terulang lagi, dan tercapainya keadilan lingkungan dari generasi ke generasi. (Julio)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here