Dua Tsk Kasus Penyusunan Raperda Terancam 20 Tahun Penjara

0
59

BengkuluKito.Com, – Dua tersangka dugaan korupsi proyek kegiatan Penyusunan Raperda Air Limbah Domestik di Kabupaten Bengkulu Utara (BU) Tahun 2017, Azwar dan Adi Argahsopa terancam pidana maksimal 20 tahun penjara. Hal tersebut diungkapkan Aspidsus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu, Henri Nainggolan.

“Kedua tersangka ini kita sangkakan Pasal 2 atau Pasal 3 Junto Pasal 18 Undang-Undang Tipikor dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 20 tahun penjara,” ujarnya, Kamis (6/9/2018) di Kantor Kejati Bengkulu.

Henri mengungkapkan, dirinya sangat menyayangkan perbuatan tersangka Azwar dalam kegiatan penyusunan Raperda ini karena dia seorang penyelenggara negara atau PNS.

“Sebenarnya PNS/ASN tidak boleh mengerjakan proyek semacam ini,” ucapnya.

Ditambahkan Henri, apalagi dia selaku Satker sekaligus merangkap jabatan sebagai PPK pada kegiatan tersebut. Seharusnya, dia (Azwar) melakukan pengawasan sesuai dengan tugas dan fungsinya sebagai jabatan PPK bukan malah mengerjakan kegiatan tersebut.

“Kita sangat menyesalkan perbuatan tersangka Azwar ini. Karena modus permainannya ini yang tidak boleh dibiarkan. Kalau menurut aturannya nggak boleh seorang PNS mengerjakan proyek,” tutupnya. (CW3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here