Mantan Bupati Mukomuko Diadili

0
63

BengkuluKito.Com, – Mantan Bupati Mukomuko, Ichwan Yunus, Rabu (5/9/2018)) pagi, mulai menjalani sidang perdana pembacaan dakwaan di Pengadilan Tindak pidana korupsi (Tipikor) Bengkulu, dalam perkara dugaan korupsi Anggaran Belanja Bantuan Keuangan Khusus pada Sekretriat Pemda Mukomuko tahun 2012 dengan anggara Rp 2,5 Miliar lebih.

Sesuai dengan hasil audit, anggaran tersebut telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 400 Juta lebih.

Kata Jaksa Penuntut Umum (JPU), Andriansyah, saat membacakan surat dakwaan, bahwa terdakwa Ichwan Yunus pada tahun 2010 hingga 2015 adalah selaku Bupati Mukomuko sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kemendagri) Tahun 2010.

Kemudian, ditahun anggaran 2012 disetujui kerja pengelolaan keuangan daerah pada sekretariat daerah Kabupaten Mukomuko berdasarkan dokumen pelaksanaan perubahan anggaran satuan kerja perangkat daerah tanggal 19 Oktober 2012, memuat alokasi anggaran belanja bantuan keuangan khusus sesuai dengan kebijakan bupati yaitu Rp 2,5 Miliar.

Akibat perbuatan terdakwa selaku Bupati Mukomuko, lanjut Andriansyah, dalam anggaran belanja dana bantuan keuangan khusus tersebut, sesuai dengan laporan hasil audit BPKP perwakilan Bengkulu menimbulkan Kerugian Negara mencapai Rp 400 Juta lebih.

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 3 Junto Pasal 18 huruf b UU Tipikor junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” ucapnya, di Pengadilan Tipikor Bengkulu.

Sementara itu, Sustimawati selaku Penasihat Hukum (PH) terdakwa mengungkapkan, setelah berkoordinasi dengan klien, pihaknya tidak mempermasalahakn surat dakwaan penuntut umum.

“Kita ikuti saja, nanti kita lihat dipersidangan selanjutnya, apakah penuntut umum bisa membuktikan dipersidangan atau tidak. Intinya kita tidak mengajukan eksepsi,” demikian Sustimawati.

Diketahui, sidang perdana pembacaan surat dakwaan itu dipimpin ketua Majelis Fitrizal, hakim anggota I Nic Samara dan hakim anggota II Merywati. (CW3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here