Aplikasi Grab di Bengkulu Segera Dinonaktifkan

0
36

BengkuluKito.Com, – Menindaklanjuti aksi demontrasi yang dilakukan ratusan sopir angkutan kota (Angkot) yang menolak kehadiran Grab di Bengkulu, akhirnya Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bengkulu akan meng-off-kan/nonaktifkan aplikasi Grab di Bengkulu.

“Hasil kesepakatan rapat dengan pihak Grab, agar menonaktifkan dan meng-off-linekan sementara bagi kendaraan yang masih beroperasi,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, Budi Djatmiko, Rabu (4/9/2018).

Kemudian, Pemprov dan Pemkot Bengkulu akan melakukan kajian lebih lanjut dalam rangka mengembangkan angkutan di Kota Bengkulu guna meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

Budi menambahkan, pihaknya sudah berkonsultasi dengan pihak Kominfo karena aturan perizinan transportasi menggunakan jasa online harus ada izin terlebih dahulu dari Dinas Perhubungan dan mengacu pada Peraturan Menteri (PM) Kementerian Perhubungan 108 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek.

“Makanya kita berkomunikasi dengan pusat. Inikan aplikasi tidak bisa ditutup , jadi tidak ditutup melainkan diofflinekan untuk wilayah Bengkulu. Sedangkan untuk batas waktu offlinenya nanti, sampai izin mereka benar-benar beres,” jelasnya.

Menanggapi kesepakatan tersebut, Fice Grab Sumbagsel, Ronal, menyebutkan pihaknya akan selalu menghormati hasil keputusan dan akan menjadi panduan untuk Grab.

“Kita menerima setiap keputusan pemerintah Daerah, dan ini menjadi panduan buat kita,” tegasnya.

Saat dikonfirmasi terkait akan diofflinekannya aplikasi grab di Bengkulu, Ronal enggan berkomentar. (MY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here