Sepanjang 2018, Istri Banyak Gugat Cerai Suami

0
26

BengkuluKito.Com, – Sepanjang Januari hingga Juli 2018, Pengadilan Agama Kelas IA Bengkulu mencatat sebanyak 395 laporan perkara gugatan perceraian diterima.

“Dari data yang kita terima sejak tujuh bulan terakhir, perkara cerai kebanyakan yang mengajukan gugatan itu para istri dan kalau ditotal banyak perkara cerai gugat dibandingkan cerai talak,” ujar Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Kelas IA Bengkulu, Rita Elvianti, Senin (3/9/2018).

Menurutnya, kebanyakan yang mengajukan gugatan perceraian tidak hanya usia muda, namun pasangan yang sudah lama menikah pun ada.

“Di dalam jenis laporan yang kita terima tidak ada menjelaskan faktor perceraian karena usia muda, tapi yang sudah lama menikah saja terkadang banyak laporan gugatan yang masuk,” jelasnya.

Ditambahkan Rita, setiap yang mengajukan gugatan perceraian nantinya juga melalui proses-proses didalam persidangan yakni mediasi antara kedua belah pihak, sesuai dengan Perma Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan.

“Mediasi ini hukumnya wajib, putusannya bisa dibatalkan. Artinya kesadaran masyarakat kita sekarang cukup baik, terkadang hanya gara-gara hal sepele mereka langsung datang ke Pengadilan. Meskinya jangan seperti itu, diselesaikan dahulu secara baik-baik,” sarannya.

Diketahui, jumlah gugatan perceraian yang diajukan selama kurun waktu Januari hingga Juli 2018 yakni Januari tercatat ada 77 laporan gugatan, Februari 56, Maret 54, April 66, Mei 47, Juni 24 laporan dan Juli tercatat sebanyak 71 laporan gugatan perceraian. (MY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here