5.358 Pemilih Dicoret KPU

0
39

BengkuluKito.Com, – Sebanyak 5.358 pemilih dari lima kabupaten dicoret namanya dari Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) akhir lantaran tidak masuk ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang telah ditetapkan oleh KPU dimasing-masing kabupaten.

Kata Komisioner KPU Provinsi Bengkulu Divisi Perencanaan dan Data, Siti Baroroh, rinciannya adalah Bengkulu Selatan 888 pemilih, Rejang Lebong 1.447, Kaur 1.875, Mukomuko 413, dan Lebong 735. Hingga DPT di tingkat provinsi ini ditetapkan, tetap tidak dapat dimasukkan.

Pencoretan dilakukan oleh KPU kabupaten karena pemilih mempunyai masalah identitas kependudukan.

“5.358 pemilih yang dicoret namanya oleh masing-masing KPU kabupaten itu bukan karena orangnya tidak ada, tapi karena masalah identitas kependudukan,” ujarnya, usai Rapat Pleno Penetapan DPT Tingkat Provinsi Pemilu 2019, Jum’at (31/8/2018).

Dijelaskan Siti, masalah identitas kependudukan yang dimaksud yaitu karena pemilih tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan belum terdata di Dukcapil.

Contohnya, sambung Siti, seperti 1.447 pemilih Rejang Lebong yang dicoret namanya, dari hasil verifikasi faktual orangnya ada namun mereka tidak memiliki NIK.

Saat ditanya apakah pemilih yang dicoret namanya bisa dipastikan kehilangan hak pilihnya? Siti menjawab, mereka masih dimungkinkan untuk bisa memilih jika nanti memiliki identitas kependudukan.

“Mereka memang tidak masuk dalam DPT yang hari ini kita tetapkan. Tapi jika nanti mereka memiliki NIK, mereka bisa bisa dimasukkan ke dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK) sesuai domisili mereka masing-masing,” pungkas Siti. (CW1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here