Terungkap, Dirwan Mahmud Acungkan Jempol Saat Penyerahan Uang Rp. 75 Juta

0
22

Bengkulukito.Com, – Dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap proyek di Bengkulu Selatan hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK dengan terdakwa Jukak alias Jauhari, Rabu (29/8/2018), terungkap saat penyerahan uang Rp. 75 juta oleh terdakwa, Dirwan Mahmud hadir dan mengacungkan tanda jempol terhadap dirinya.

“Saat menyerahkan uang tersebut, Bupati sendiri ada dan meng-okekan, setelah itu beliau mengacukan tanda jempol kepada saya,” ujar Jukak saat memberikan keterangan, Rabu (29/8/2018), di Pengadilan Negeri Bengkulu.

Dalam sidang ke-3 ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menghadirkan tiga saksi, yakni Bupati Bengkulu Selatan Nonaktif, Dirwan Mahmud, Isteri Dirwan Mahmud, Hendarti, dan Nursilawati.

Saat sidang berlangsung, JPU KPK sempat memutar percakapan antara terdakwa dengan Nursilawati terkait permintaan proyek oleh terdakwa dengan maksud ingin melakukan pertemuan dengan Nursilawati dan Hendarti disalah satu rumah makan.

Hakim juga menilai saat percakapan berlangsung, hubungan Jukak dengan Nursilawati sangat akrab dan sangat berbeda dengan keterangan yang di sampaikan saksi Nursilawati yang menyebutkan tidak mengetahui tentang proyek tersebut.

Sementara itu, dalam kesaksian Hendarti, dirinya membenarkan bahwa Nursilawati pernah menyerahkan uang Rp. 23 juta, namun ia mengaku tidak mengetahui fungsi uang yang diberikan.

“Nursilawati tidak pernah bilang sama saya bahwa terdakwa Jukak meminta proyek, dan uang yang diserahkan itu Nursilawati bilang untuk bantu-bantu dapur,” demikian Hendarti. (MY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here