Ini Penjelasan Bawaslu Provinsi Bengkulu Soal Dugaan Curi Start Kampanye

0
72

BengkuluKito.Com, – Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Provinsi Bengkulu melalui Divisi Penindakan Pelanggaran, Halid Syaifullah, menegaskan terkait dugaan adanya beberapa Calon legislatif (Caleg) yang melakukan kampanye di sosial media sebelum masuk masa kampanye, maka akan ditertibkan.

Kata Halid, meski belum memasuki jadwal kampanye melalui sosial media yang telah ditetapkan oleh KPU, beberapa Calon Sementara anggota DPRD di Provinsi Bengkulu diduga telah mencuri start.

“Kami telah menerima laporan dari masyarakat bahwa ada beberapa Caleg telah melakukan curi start melalui sosial media. Semua laporan tersebut masih dalam kajian Bawaslu Provinsi Bengkulu,” ucapnya, saat dihubungi via telepon, Rabu (29/8/2028).

Halid menambahkan, jika objek laporan itu memuat tanda gambar, visi, misi, citra diri, dan ajakan untuk memilih, maka itu bisa digolongkan sebagai pelanggaran Alat Peraga Kampanye (APK) sebagaimana diatur oleh PKPU Nomor 23 tahun 2018 Pasal 1 Ayat 28 Tentang Kampanye.

“Untuk menindaklanjuti Caleg yang terbukti melanggar, kita akan berkoordinasi dengan KPU Provinsi,” ujarnya.

Nanti, lanjut Halid, langkah pertama yang akan diambil dengan cara-cara persuasif, yaitu dengan menghimbau partai politik untuk menertibkan calegnya.

“Kita di Bawaslu hanya mengikuti ritme apa yang dilanggar di tahapan-tahapan Pemilu. Meski sekarang kita sudah bisa menindak Caleg yang mencuri start, tapi cara-cara penyelesaiannnya agak berbeda. Nanti, kalau caleg tersebut melanggar jadwal kampanye yang sudah ditetapkan KPU, kita baru bisa membawanya ke ranah pidana,” demikian Halid. (CW1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here