Korupsi, Ketua DPRD Seluma Jadi Tersangka dan Ditahan

0
57

BengkuluKito.Com, – Ketua DPRD Seluma, Husni Tamrin, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Bengkulu dalam kasus korupsi Proyek Peningkatan Jalan Nanti Agung-Dusun Baru, Seluma Tahun 2013 dan langsung ditahan.

Penetapan tersangka ini sudah dilakukan sejak Jum’at (24/8/2018) lalu, setelah penyidik meyakini Husni Tamrin berperan aktif dan diduga berkomunikasi dengan panitia lelang untuk memenangkan lelang proyek senilai Rp. 1,2 miliar.

Kerugian negara dalam perkara ini setelah dilakukan audit mencapai Rp. 400 juta. Adapun kecurangan dalam pekerjaan proyek tersebut berupa pengurangan volume dan kelebihan pembayaran.

“Ya, sekarang HT sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan sudah kita tahan,” kata Direskrimsus Polda Bengkulu, Kombes Pol Achmad Tarmizi.

Dijelaskannya, sesuai dengan hasil pemeriksaan penyidik dan alat bukti yang berhasil ditemukan selama proses penyidikan, keterlibatan tersangka dalam proyek tersebut yakni pada proses pelelangan dan pekerjaan itu dikerjakan tidak sesuai dengan kontrak.

“Dia (HT) aktif komunikasi dengan panitia lelang dan banyak modus-modus lainnya yang tidak dapat saya jelaskan satu persatu,” ucapnya, Selasa (28/8/2018) di Mapolda Bengkulu.

Ditambahkan Tarmizi, sampai sekarang perkara tersebut masih terus dilakukan pengembangan dan belum selesai sampai disini.

Dalam kasus yang sama, di Tahun 2016 sebelumnya mantan Kadis PU Seluma, Herawansyah dan 7 terdakwa lainnya sudah diadili dan menjalani hukuman setelah mendapat vonis dari hakim Tipikor Bengkulu.

Terhimpun, saat sidang terdahulu dengan terdakwa mantan Kadis PU Seluma, Herawansyah Cs, nama Husni Tamrin sempat disebut menerima fee 20 persen dari proyek tersebut, salah satunya oleh saksi mantan Wakil Bupati Seluma, Mufran Imron. (CW3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here