Kadisdikbud Sebut Demo Pelajar SMPN 3 kota Bengkulu Spontanitas

0
72
Kadisdikbud Kota Bengkulu, Rosmayetti

BengkuluKito.Com, – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bengkulu, Rosmayetti menyebutkan aksi yang dilakukan oleh siswa SMPN 3 Kota Bengkulu dan Sekolah Harapan agar dicopot murni spontanitas tanpa ada yang ditunggangi.

“Kalau kita melihat apa yang disampaikan oleh guru dan siswa itu memang betul-betul murni spontanitas dan tanpa ada yang ditunggangi dari pihak manapun,” ujar, selasa (21/08/2018).

Menurut Rosmayetti, pihaknya belum bisa memastikan apakah ada indikasi apa yang dituduhkan karena belum ada data yang masuk nyata.

“Sejauh ini tim kami masih menginput. Jadi kami belum bisa menyampaikan yang disampaikan oleh siswa atau guru, yaitu dengan dilapangan sama, yang jelas masih kita telusuri dan hari ini Insyah Allah akan kami sampaikan ke pemerintah Kota,” jelasnya.

Sementara itu, dia menghimbau setiap Kepala Sekolah agar bisa mewujudkan iklim yang kondusip baik dengan siswa, orang tua maupun guru.

“Jadi kami akan terus berkomunikasi dengan orang-orang yang terus menerus dengan siswa, orang tua dan guru agar menjadi Kepala Sekolah yang diidamkan oleh siswa. Tentunya, jika tuduhan murid dan guru itu benar dan sesuai dengan data yang akan memberikan pendidikan yang akan kita berikan. sanksi, “tutupnya

Diketahui, Senin (19/08/2018) ratusan pelajar SMPN 3 Kota Bengkulu, usaiu, mengikuti bendera, membuat aksi demonstrasi di depan kantor, Diknas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), guna memprotes fasilitas sekolah yang dirasa tidak jelas dan sulit dalam masa kepemimpinan Sekolah. Terlebih mereka depresi agar kepala Sekolah dicopot karena dianggap tidak mampu menjalankan tugas dengan baik. (CW2)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here