32 Bacaleg di Kabupaten Mukomuko Gagal Calon

0
4

Hasil Verifikasi Partai PKB Terbanyak TMS disusul Partai PPP dan Partainya Bupati.

 

Mukomuko, KPUD Mukomuko telah merampungkan verifikasi administrasi berkas Bacaleg yang diajukan partai politik.

Adapun 32 bacaleg tersebut berasal dari ;

1. Partai Kebangkitan Bangsa: 6 orang

2. Partai GOLKAR : 5 orang

3. Partai Persatuan Pembangunan : 5 orang

4. Partai HANURA : 4 orang

5. Partai DEMOKRAT : 3 orang

6. Partai PSI : 3 orang

7. Partai NASDEM : 2 orang

8. Partai Amanat Nasional : 2 orang

9. Partai PKPI :  2 orang

Sedangkan 5 partai yang 100% bacalegnya yang lolos ada Partai PKS, PDIP, GERINDRA, BERKARYA dan Partai PERINDO.

“Alhamdulillah kami telah merampungkan pemeriksaan dan verifikasi syarat individu bakal calon anggota legislatif yang didaftarkan ke KPUD baik dalam SILON maupun hardcopy. Dan hasilnya 32 Bacaleg dari beberapa partai dinyatakan Tidak Memenuhi Syaraf (TMS)” ujar Ketua KPUD Mukomuko Irsyad Kamarudin.

Ditambahkannya, pemeriksaan berkas tersebut dilakukan oleh Pokja yang memakan waktu berhari-hari, kami cek satu persatu semua syarat calon, dan terbanyak TMS itu karena tidak memperbaiki syarat dan ada juga yang kurang.

“32 TMS itu Lebih banyak partai tidak mengajukan perbaikan syarat dan ada persyaratan yang kurang. Dan kita juga mengacu dari data SILON. Meskipun begitu dari 5 partai yang 100% Lolos Bacalegnya bukan berarti mereka mengajukan quota penuh di setiap DAPIL, misalkan ada partai yang mengajukan 3 orang dari quota di dapil tersebut 6 orang” urai Irsyad.

KPUD bersama wakil parpol di kabupaten Mukomuko

KPUD Mukomuko akan menyusun Daftar Calon Sementara (DCS)

“Setelah kami menyampaikan kepada partai politik hasil verifikasi ini, maka selanjutnya KPUD akan menyusun Daftar Calon Sementara (DCS) termasuk nomor urut calon sebagaimana diajukan oleh partai politik, dari daftar DCS ini akan kami umumkan dan kami menunggu tanggapan masyarakat terhadap calon yang diumumkan selama 7 hari” terang Irsyad.

Masyarakat dapat memberikan masukan atau tanggapan dengan mengajukan tertulis berkenaan dengan syarat calon.

“Masyarakat dapat memberi masukan secara tertulis terhadap calon yang diumumkan dengan melampirkan bukti, kami akan mengklarifikasi kepada parpol, bukan kepada si calon. jika tanggapan tersebut terkait calon pernah dihukum korupsi, bandar narkoba ataupun pelecehan seksual dan buktinya ada, kami akan coret. Selanjutnya partai akan mengajukan calon pengganti” jelas irsyad. (Red)

 

 

Leave a Reply